Pelatih anyar tim nasional Inggris, Thomas Tuchel sudah mengevaluasi performa Marcus Rashford dan Phil Foden usai Laga Pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 beberapa waktu lalu.
Meski Inggris sukses menang 2-0 atas Albania, kedua pemain itu tampil tidak sesuai harapan.
Pelatih asal Jerman itu kemudian bertemu dengan kedua pemain itu sebelum pertandingan lanjutan menghadapi Latvia pada awal pekan ini.
“Saya sudah berbicara dengan mereka berdua, baik secara individu maupun di depan grup. Mereka tahu bahwa saya menghargai usaha mereka, terutama di luar bola,” beber Tuchel.
Mantan pelatih Chelsea dan Bayern Muenchen itu tetap mengapresiasi perjuangan dan kerja keras kedua pemain untuk tampil maksimal.
“Kita bisa melihat dari angka seberapa besar usaha mereka dalam bertahan tinggi dan menekan balik,” jelas Tuchel.
Rashford dan Foden dinilai Kurang Tepat Terkait Timing Mereka di Laga Pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 beberapa waktu lalu
Meski begitu, ia memberi catatan pada Rashford dan Foden terkait timing yang kurang tepat sehingga ia tak bisa memaksimalkan kesempatan dengan baik.
“Phil mungkin sedang tidak menemukan momentum yang bisa ia miliki. Tapi keduanya sangat positif, dan mereka punya alasan untuk tetap positif. Mereka tahu persis apa yang kami inginkan dari mereka.”
Terkait pertandingan selanjutnya, pria berusia 51 tahun itu mengisyaratkan akan melakukan sejumlah perubahan dalam susunan formasi. Namun, ia memastikan tidak ada pemain yang ditepikan hanya karena penampilan buruk sebelumnya.
“Saya tidak bisa memberi tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membentuk tim yang mencerminkan gaya saya. Saya sendiri sangat tidak sabar, jadi semoga kita bisa melihat secercah kemajuan besok.”
Di laga ini, Tuchel tak bisa memainkan Anthony Gordong yang mengalami cedera pinggul. Meski begitu, ia yakin dengan peluang The Three Lions untuk meraih poin penuh.
“Yang terpenting adalah semua orang terbuka untuk beradaptasi dan bersemangat. Kami akan percaya pada proses,” pungkasnya.