Trowulan, yang dahulunya merupakan pusat Kerajaan Majapahit yang berjaya pada abad ke-13 hingga ke-15, kini menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya yang menarik untuk dijelajahi. Di Trowulan, terdapat banyak sekali tempat bersejarah yang menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Majapahit, dan menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan bagi para pengunjung. Berikut ini adalah beberapa tempat bersejarah di Trowulan yang wajib dikunjungi, beserta tarif masuknya:
1. Candi Tikus
Candi Tikus merupakan salah satu candi Hindu tertua di Trowulan. Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-13, dan memiliki arsitektur yang unik dengan relief-relief yang menggambarkan kisah Ramayana dan kehidupan sehari-hari masyarakat pada zaman Kerajaan Majapahit. Tiket masuk ke Candi Tikus sangat terjangkau, yaitu hanya sekitar Rp 5.000 per orang.
2. Candi Bajang Ratu
Candi Bajang Ratu adalah candi Buddha yang dibangun pada abad ke-14. Candi ini memiliki bentuk yang unik, yaitu seperti stupa yang dikelilingi oleh empat buah bangunan kecil. Di dalam candi terdapat arca Buddha Amogapasa yang sangat indah. Tiket masuk ke Candi Bajang Ratu juga sangat terjangkau, yaitu hanya sekitar Rp 5.000 per orang.
3. Candi Wringin Lawang
Candi Wringin Lawang adalah salah satu candi terbesar di Trowulan. Candi ini dibangun pada abad ke-14, dan memiliki arsitektur yang megah dengan relief-relief yang sangat indah. Di dalam candi terdapat arca Ganesha yang sangat terkenal. Tiket masuk ke Candi Wringin Lawang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan candi-candi lainnya, yaitu sekitar Rp 10.000 per orang.
4. Museum Trowulan
Museum Trowulan merupakan museum yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah dari Kerajaan Majapahit. Di museum ini, pengunjung dapat melihat berbagai macam artefak, seperti keramik, senjata, dan perhiasan. Tiket masuk ke Museum Trowulan juga sangat terjangkau, yaitu hanya sekitar Rp 5.000 per orang.
Manfaat dan keuntungan mengunjungi tempat bersejarah di Trowulan:
1. Mengenal sejarah dan budaya Kerajaan Majapahit
Dengan mengunjungi tempat bersejarah di Trowulan, pengunjung dapat mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya Kerajaan Majapahit yang pernah berjaya di tanah Jawa.
2. Menikmati keindahan arsitektur kuno
Tempat bersejarah di Trowulan memiliki arsitektur yang unik dan indah, sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan seni bangunan pada zaman Kerajaan Majapahit.
3. Melihat koleksi benda-benda bersejarah
Di Museum Trowulan, pengunjung dapat melihat berbagai macam benda-benda bersejarah dari Kerajaan Majapahit, sehingga dapat memperkaya pengetahuan tentang masa lalu.
4. Menikmati suasana yang tenang dan asri
Tempat bersejarah di Trowulan umumnya terletak di lingkungan yang tenang dan asri, sehingga pengunjung dapat menikmati suasana yang nyaman dan jauh dari keramaian.
5. Mendapatkan pengalaman wisata yang edukatif
Dengan mengunjungi tempat bersejarah di Trowulan, pengunjung dapat memperoleh pengalaman wisata yang edukatif dan menambah wawasan tentang sejarah dan budaya Indonesia.
Tips mengunjungi tempat bersejarah di Trowulan
Sebelum mengunjungi tempat bersejarah di Trowulan, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan:
1. Datanglah pada saat yang tepat
Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat bersejarah di Trowulan adalah pada pagi atau sore hari, karena pada saat itu cuaca tidak terlalu panas.
2. Gunakan pakaian yang nyaman
Karena akan banyak berjalan kaki, disarankan untuk menggunakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang tidak licin.
3. Bawa kamera
Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen berharga saat berkunjung ke tempat bersejarah di Trowulan.
4. Siapkan uang tunai
Meskipun beberapa tempat bersejarah di Trowulan sudah menyediakan fasilitas pembayaran non-tunai, namun disarankan untuk tetap menyiapkan uang tunai untuk berjaga-jaga.
5. Hormati aturan yang berlaku
Hormati aturan yang berlaku di tempat bersejarah, seperti tidak menyentuh atau merusak benda-benda bersejarah.
FAQ tentang tempat bersejarah di Trowulan
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang tempat bersejarah di Trowulan:
1. Berapa biaya masuk ke tempat bersejarah di Trowulan?
Biaya masuk ke tempat bersejarah di Trowulan sangat terjangkau, berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per orang.
2. Apakah ada diskon untuk rombongan?
Beberapa tempat bersejarah di Trowulan menawarkan diskon untuk rombongan yang terdiri dari lebih dari 10 orang.
3. Apakah ada pemandu wisata yang tersedia?
Ya, di beberapa tempat bersejarah di Trowulan tersedia pemandu wisata yang dapat menjelaskan sejarah dan budaya Kerajaan Majapahit kepada pengunjung.
4. Apakah boleh membawa makanan dan minuman ke dalam tempat bersejarah?
Tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman ke dalam tempat bersejarah, karena dapat merusak benda-benda bersejarah.
5. Apakah ada fasilitas lain yang tersedia di tempat bersejarah di Trowulan?
Beberapa tempat bersejarah di Trowulan menyediakan fasilitas seperti toilet, mushola, dan tempat parkir.
Kesimpulan
Tempat bersejarah di Trowulan menawarkan pengalaman wisata yang menarik dan edukatif bagi para pengunjung. Dengan mengunjungi tempat-tempat tersebut, pengunjung dapat mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya Kerajaan Majapahit, menikmati keindahan arsitektur kuno, melihat koleksi benda-benda bersejarah, dan mendapatkan pengalaman wisata yang bermanfaat. Untuk mendapatkan pengalaman yang optimal, disarankan untuk mempersiapkan kunjungan dengan baik dan mengikuti tips yang telah disebutkan di atas. Dengan demikian, pengunjung dapat memperoleh manfaat dan keuntungan maksimal dari kunjungan mereka ke tempat bersejarah di Trowulan.